Banner
Waikota Tebing TinggiWakil Walikota Tebing TinggiBanner3banner2banner1
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website Perijinan Online Ini Bagi Anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Statistik

Total Hits : 9612
Pengunjung : 2057
Hari ini : 3
Hits hari ini : 7
Member Online : 0
IP : 54.144.57.183
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

admin@kp2ttebingtinggi.com    pajarsitepu@hotmail.com

KP2T Tebing Tinggi Terbitkan 3.536 Izin

Tanggal : 11-07-2017 18:15, dibaca 91 kali.
"Sebaiknya datang sendiri ke KP2T untuk mengurus surat perizinan, tidak usah memakai calo atau perantara menambah waktu dan beban biaya, KP2T akan memberikan pelayanan yang prima."
 
Tebing Tinggi,14/10(antarasumut) - Sampai Oktober 2016, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kota Tebing Tinggi telah menerbitkan 3.536 surat perizinan yang terdiri dari 1.120 izin perekonomian, 1.361 izin perindustrian, perdagangan dan koperasi, 780 izin kesehatan serta 275 izin mendirikan bangunan (IMB).
 
Sedangkan dari 46 jenis perizinan dan non perizinan yang diberi kewenangan kepada KP2T Kota Tebing Tinggi dalam hal penerbitan surat izin tersebut, hanya dua jenis perizinan yang pengutipan retribusinya dilakukan oleh pihak KP2T
yakni izin gangguan (HO) dan IMB dengan total target Rp 1,410 miliar. Dan hingga tanggal 6 Oktober 2016, realisasi penerimaan retribusi dari kedua izin tersebut sebesar Rp 951 juta atau 67,5 persen.
 
Dari dua jenis izin yang retribusinya dikutip melalui KP2T tersebut,izin gangguan (HO) sebanyak 1.157 izin dengan jumlah retribusi sebesar Rp 679.214.000 disusul izin mendirikan bangunan (IMB) sebesar Rp 272.682.000 dengan total Rp 951.896.000”, demikian disampaikan Kepala KP2T Kota Tebingtinggi Suriadi M.Pd kepada wartawan, Kamis (13/10), diruang kerjanya.
 
Secara umum jumlah perizinan yang dikutip biaya retribusinya yang diterbitkan hingga Oktober 2016 ini adalah dari dua sektor yakni izin gangguan dan izin mendirikan bangunan dengan total 1.432 izin.
Sedangkan jenis perizinan yang paling dominan adalah dari sektor perekonomian, disusul perindagkop, kesehatan dan izin mendirikan bangunan”, jelasnya.
 
Menurut Suriadi, KP2T Tebingtinggi terus mentelaah berbagai hambatan-hambatan yang kerap dihadapi masyarakat terutama ketika mengurus izin. KP2T terus berupaya merobah pola pikir masyarakat kita yang selalu beranggapan bahwa mengurus izin itu mahal, sulit dan payah, padahal saat ini hal itu sudah tidak berlaku lagi
silahkan datang langsung kesini akan kami layani dengan sebaik-baiknya. Bahkan saat ini kami juga meluncurkan motorcicle on the road yakni pelayananan langsung ke masyarakat, untuk menyadarkan warga, mengingatkan dan menagih retribusi warga yang ingin mengurus izin langsung ke masyarakat.
KP2T akan berusaha untuk melakukan perbaikan pelayanan ke arah yang lebih instant, terukur, efektif dan efisien agar masyarakat merasa lebih puas”, katanya.
 
Suriadi mengimbau masyarakat yang ingin mengurus perizinan untuk datang langsung ke kantor KP2T tanpa melalui perantara atau calo,untuk menghindari praktek pungutan liar (pungli). 
Silahkan datang langsung kesini, karena sistem pembayaran retribusi dilakukan secara transparan, jangan melalui calo supaya kita tidak menjadi korban pungli”, imbuhnya.
 
Masalah waktu yang menjadi persoalan saat ini dalam mengurus izin,umumnya pengusaha enggan mengurus langsung ke KP2T karena waktunya untuk mereka datang ke KP2T, kita akan carikan solusinya yang terbaik.
 
Suriadi mengaku Pemko Tebing Tinggi dalam hal ini KP2T setempat akan terus berbenah diri untuk melakukan perbaikan yang lebih baik, terutama dalam membangun mindset (pola pikir) konstruktif dikalangan internal menuju pelayanan prima kepada masayarakat dunia usaha yang merupakan asset pendukung income PAD Kota Tebingtinggi.
 
 

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017



Pengirim : Admin
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas